IDEALITA.ID: KONAWE – Konawe Cup Race (KCR) 2025 bukan hanya soal deru mesin dan adu kecepatan. Di balik gemuruh lintasan, event ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet balap lokal sekaligus penggerak roda ekonomi daerah. Hal ini ditegaskan Hj. Sarnina Yusrin Usbar (SYU), Pembina Garasi Otomotif sekaligus pendukung utama ajang balap tersebut.
“KCR 2025 bukan event seremonial. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendorong kemajuan dunia otomotif di Sulawesi Tenggara, khususnya Konawe,” ujar SYU dalam sesi bincang media menjelang pelaksanaan KCR di Unaaha, Kamis (15/5/2025).
Perempuan yang saat ini menjabat Ketua Harian Kadin Konawe ini menerangkan, penyelenggaraan KCR 2025 membawa misi ganda: membangun ekosistem balap motor yang profesional dan berkelanjutan, serta mendongkrak perekonomian lokal. Dengan dukungan berbagai elemen, ajang ini diharapkan mampu menjaring minat pencinta otomotif dari dalam dan luar daerah.

“Kami menargetkan KCR 2025 menjadi magnet baru bagi wisata otomotif. Para pembalap, tim pendukung, hingga penonton dari luar daerah akan datang ke Konawe. Itu artinya, perputaran ekonomi di Unaaha bisa meningkat pesat,” jelasnya.
Tak hanya sektor pariwisata, SYU juga menyoroti potensi pertumbuhan pelaku UMKM lokal. Sektor kuliner, penginapan, hingga penjualan merchandise balap diprediksi akan ikut bergeliat selama event berlangsung.
“UMKM harus ambil bagian. Ini momentum besar. Kita ingin agar dampak positif dari KCR ini benar-benar dirasakan masyarakat,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Konawe bersama Garasi Otomotif dan SYU akan menggelar ajang balap termeriah di Sultra, bernama KCR 2025. Ajang tersebut bakal dimeriahkan tim balap dari berbagai daerah Sultra hingga lintas provinsi. Balapannya bakal dimulai 24-25 Mei 2025.
Laporan: Mas Jaya















