Anton Timbang Dampingi Prabowo Dalam Kunjungan ke Prancis dan Belgia

Prabowo Subianto dan Anton Timbang dalam sebuah momen acara politik.

IDEALITA.ID: KENDARI – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Pada Selasa, 8 Juli 2025, ia resmi terpilih sebagai salah satu dari lima Ketua Kadin Provinsi se-Indonesia yang akan mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kunjungan kerja kenegaraan ke Prancis dan Belgia pada 10–16 Juli 2025.

Keterlibatan Anton dalam delegasi ini menjadi bentuk pengakuan atas kiprah dan peran strategis Kadin Sultra dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dari total 36 Kadin provinsi, hanya lima yang mendapat kehormatan mendampingi Presiden, yakni Kadin Sultra, Jawa Tengah, Maluku, Aceh, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami sangat bersyukur. Ini sebuah kepercayaan besar, bukan hanya untuk Kadin Sultra, tapi juga bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujar Anton Timbang kepada media.

Menjelang keberangkatan, kelima Ketua Kadin terpilih tengah melengkapi sejumlah dokumen penting, seperti visa Schengen, paspor, pas foto, KTP, kartu keluarga beserta terjemahannya, hingga akta nikah (jika ada).

Kunjungan Presiden Prabowo ke Eropa ini ditujukan untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang kerja sama dan investasi baru di sektor-sektor strategis seperti industri, teknologi, dan energi.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Transformasi Teknologi dan Digital, Teguh Anantawikrama, menegaskan bahwa kehadiran Presiden di forum internasional menjadi sinyal positif bagi dunia usaha global.

“Dalam empat bulan terakhir, nilai investasi asing ke Indonesia mencapai rekor tertinggi. Momentum ini harus dijaga, dan keikutsertaan Kadin dalam rombongan presiden adalah bagian penting dari upaya itu,” ujarnya.

Bagi Anton Timbang, ini bukan kali pertama tampil di panggung internasional. Sebelumnya, pada Juli 2023, ia hadir dalam ajang The 42nd Lotus Festival di Los Angeles, Amerika Serikat, untuk mempromosikan potensi budaya dan investasi Sultra.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kemajuan ekonomi Sulawesi Tenggara, tidak hanya melalui eksplorasi sumber daya alam, tetapi juga lewat pengembangan budaya dan sektor pariwisata.

“Kita punya potensi besar. Dengan kerja sama semua pihak, saya yakin Sultra bisa menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan Indonesia Timur,” pungkasnya. (mj)

Artikulli paraprakKrisis di KPU Konawe: Komisioner dan Pejabat Terkait Diperiksa
Artikulli tjetërPolda dan Pemprov Genjot Konawe Jadi Lumbung Pangan Nasional