
IDEALITA.ID: KENDARI – Kabar membanggakan datang dari dunia kampus Sulawesi Tenggara. Rahmat Lagaligo, mahasiswa STIE 66 Kendari, sukses mengharumkan nama Indonesia setelah meraih medali emas di ajang Gwangju Open International Taekwondo Championships 2025 yang digelar di Korea Selatan.
Prestasi gemilang ini mendapat apresiasi langsung dari Rektor STIE 66 Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Aziz Muthalib, S.E., M.Si., yang menyebut kemenangan Rahmat sebagai kebanggaan besar sekaligus bukti nyata keunggulan mahasiswa STIE 66, tak hanya di bidang akademik tapi juga olahraga.
“Prestasi ini sangat kami banggakan. Capaian seperti ini tak hanya membanggakan Rahmat secara pribadi, tapi juga membawa dampak positif terhadap citra dan akreditasi kampus,” ujar Prof. Aziz saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (31/7/2025).
Dukungan Kampus, dari Cuti Kuliah hingga Reward Finansial
Sebelum bertolak ke Korea, Rahmat mendapat dukungan penuh dari pihak kampus, baik dalam bentuk pembekalan mental maupun fleksibilitas akademik.
“Kami beri kelonggaran cuti selama seminggu agar dia bisa fokus bertanding. Kami percaya, dukungan seperti ini penting agar mahasiswa bisa tampil maksimal,” jelas rektor.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi internasional tersebut, STIE 66 Kendari juga menyiapkan reward finansial untuk Rahmat. Meski jumlahnya belum dipublikasikan, Prof. Aziz memastikan bahwa itu akan menjadi bentuk apresiasi nyata dan bermanfaat bagi sang juara.
Inspirasi bagi Mahasiswa Lain
Rektor juga berharap keberhasilan Rahmat bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi di luar bangku kuliah. Ia mencontohkan mahasiswa lain yang juga berprestasi, seperti Irawati Rumbia dari Baubau yang baru-baru ini menyabet juara dalam kejuaraan tinju tingkat nasional.
“Kami punya banyak bibit unggul. Tugas kami adalah memberi ruang dan dukungan bagi mereka untuk berkembang, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” katanya.
Prof. Aziz menegaskan bahwa STIE 66 Kendari berkomitmen tidak hanya mencetak lulusan yang cakap secara intelektual, tapi juga unggul di berbagai bidang.
“Prestasi seperti ini adalah investasi jangka panjang, baik untuk masa depan mahasiswa maupun untuk nama baik kampus,” tutupnya.















