29 ASN Konawe Terima Satyalencana Karya Satya

Bupati Konawe, Yusran Akbar saat menyerahkan tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada Sekretaris Dewan, Sumanti.

Konawe, idealita.id – Sebanyak 29 Aparatur Sipil Negara (ASN) Konawe menerima penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya. Penghargaan disematkan langsung Bupati Konawe, Yusran Akbar, bertempat di Pendopo Kantor Bupati Konawe, Sabtu (15/8/2026).

Penghargaan bergengsi ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 117/TK/Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada 11 November 2025. Penganugerahan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tahun 2026, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian para ASN selama 10, 20, hingga 30 tahun sebagai abdi negara.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar hadiah, melainkan buah dari kerja keras dan pengabdian para pegawai selama berkarir di pemerintahan.

“Pemberian penghargaan ini bukanlah hadiah, akan tetapi merupakan hasil karya Saudara-saudari atas pengabdian selama berkarir sebagai Pegawai Negeri Sipil,” ujar Bupati di hadapan para penerima penghargaan dan undangan yang hadir.

Bupati juga menjelaskan bahwa proses penganugerahan melalui seleksi yang panjang dan ketat, mulai dari usulan ke Menteri Dalam Negeri, dilanjutkan ke Menteri Sekretaris Negara pada Bagian Penghargaan dan Tanda Jasa, hingga akhirnya ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

“Walaupun penghargaan ini tidak dalam bentuk materi, namun dalam pandangan saya, penghargaan ini memiliki keistimewaan yang tidak ternilai harganya karena tidak semua Pegawai Negeri Sipil memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghargaan dari Kepala Negara atau Presiden,” tegasnya.

Di hadapan para penerima penghargaan, Bupati Yusran Akbar menyampaikan tiga pesan utama yang menjadi perhatian serius bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe:

Pertama, menjaga semangat kerja. Meskipun telah mengabdi puluhan tahun, para pegawai diminta untuk tetap bersemangat dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin berat ke depannya.

“Tugas-tugas kita ke depannya semakin berat, tantangannya lebih berat lagi. Tetap kita harus melaksanakan pelayanan yang lebih baik lagi,” pesannya.

Kedua, meningkatkan pelayanan publik. Bupati menekankan pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat sebagai modal utama dalam birokrasi.

“Kalau daerah kita nyaman, bersih, ramah, datang tamu-tamu, pasti orang datang lagi. Itu modal utama Bapak, Ibu-ibu. Namanya di pelayanan publik ini,” ujarnya.

Ketiga, menjaga kondusivitas wilayah. Seluruh pegawai diminta untuk peduli terhadap warga, bersatu membangun daerah, dan membantu menjaga keamanan serta kenyamanan Kabupaten Konawe.

Salah satu poin yang paling ditekankan oleh Bupati dalam sambutannya adalah pentingnya transfer ilmu dari pegawai senior kepada junior. Beliau memperkenalkan konsep Training of Trainer (TOT) , di mana pegawai yang lebih berpengalaman diharapkan melatih dan membimbing rekan-rekan yang lebih muda.

“Yang diharapkan adalah transfer ilmu kepada juniornya. Transfer pengetahuan, transfer kemampuan kepada junior-junior yang bekerja,” tegas Bupati.

Bupati juga mengingatkan agar para pegawai tidak pelit ilmu. Menurutnya, berbagi pengetahuan justru akan membuat seseorang semakin pintar dan cerdas.

“Semakin dia transfer ilmunya kepada anak didik, dia semakin pintar dia, semakin cerdas. Kalau kita pelit-pelit pengetahuan, makin bego kita, karena aku simpan sendiri,” ujarnya dengan gaya komunikasi yang lugas dan dekat dengan audiens.

Beliau juga menyoroti bahaya ego sektoral yang dapat menghambat program pemerintah.

“Kadang-kadang yang membuat kita lemah, kelihatan sombong, kelihatan angkuh adalah ego sektoral. Tinggalkan ego-ego yang terlalu egois,” pesannya.

Satyalancana Karya Satya adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah, serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus-menerus paling singkat 10, 20, atau 30 tahun.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe memiliki sumber daya manusia yang berdedikasi tinggi dan loyal terhadap tugas negara. Bupati berharap penghargaan ini dapat menjadi teladan bagi ASN lainnya dan memotivasi seluruh pegawai untuk terus berkarya bagi daerah dan bangsa.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Yusran Akbar memberikan wejangan yang menginspirasi kepada seluruh pegawai yang hadir.

“Jadikanlah semangat berkarya dalam memotivasi diri sebagai wujud profesionalisme sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Dengan penghargaan Satyalancana Karya Satya yang telah diterima, akan semakin memacu semangat dan meningkatkan karya bakti Saudara-saudari,” tutupnya.

Beliau juga mengajak seluruh ASN untuk terus berkarya bagi bangsa dan negara, terutama untuk daerah yang dicintai, Kabupaten Konawe.

“Dalam upaya untuk menjadi bangsa yang kuat dan maju, marilah kita terus berkarya bagi bangsa dan negara terutama untuk daerah yang kita cintai Kabupaten Konawe. Jangan bertanya apa yang Saudara-saudari peroleh dari pengabdian kepada negara dan daerah, tetapi mengevaluasi apa yang menjadi sumbangsih Saudara-saudari sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” pungkasnya.

Daftar Lengkap Penerima Penghargaan

Berdasarkan data resmi dari panitia, sebanyak 29 ASN menerima penghargaan dengan rincian sebagai berikut:

Satyalancana Karya Satya 30 Tahun

Rosnawati, L.SKM – Kepala UPTD Puskesmas Laosu

Harmoni, S.IP, MM – Analis Keuangan Pusat dan Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Ahmad Mahfur, S.Sos – Kasubag Karya Keluarga, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

Satyalancana Karya Satya 20 Tahun

Sumanti, S.Sos, MAP – Sekretaris DPRD Kabupaten Konawe

Hajah Nuhartin, SE – Pengadministrasi Umum, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Satyalancana Karya Satya 10 Tahun

Para penerima penghargaan 10 tahun berasal dari berbagai instansi, meliputi:

Basar Lamalida, S.Sos – Pengadministrasi Umum Bappeda

Abdul Hamid, S.I.P., M.M. – Pengadministrasi Umum Bappeda.

Marleni Latif, S.Si., Apt. – Apoteker Ahli Madya Dinas Kesehatan.

Saprin, S.E., M.M. – Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Dinas Sosial.

Kabil Moita, S.Pd., M.Pd. – Kepala SDN Olo-Oloho.

Marsudin, S.Pd., M.Pd. – Guru Ahli Muda SMPN 1 Tongauna.

Sapir, S.Si. – Teknisi Peralatan Listrik dan Elektronika Bagian Umum Setda.

Yunus, S.Si. – Sekretaris Camat Kecamatan Anggolomoare.

Mansur, S.Si. – Penyusun Rencana Kebutuhan RT dan Perlengkapan Setda.

Bain, S.Si. – Teknisi Peralatan Listrik dan Elektronika Bagian Umum Setda.

Dedi Suherman, S.Si., Apt. – Apoteker Ahli Madya UPTD Puskesmas Lambuya.

Hasma, S.Tr.Gz. – Nutrisionis Ahli Madya UPTD Puskesmas Sampara.

Artikulli paraprakBupati Konawe: PPPK Punya Peran Strategis dan Jadi Tulang Punggung Birokrasi
Artikulli tjetërPaskibraka, Teater Perjuangan dan Tari Kolosal Tampil Memukau pada HUT RI di Konawe