Andi Agus Cahyadi Gemmy Terpilih Aklamasi Nakhodai FPTI Sultra

Kendari, Idealita.id – Andi Agus Cahyadi Gemmy, SE terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) masa bhakti 2026-2030, Minggu (6/9/2026).

Musprovlub FPTI Sultra digelar di salah satu hotel di Kota Kendari untuk menetapkan kepengurusan organisasi sekaligus memastikan keberlanjutan pembinaan olahraga panjat tebing di Sultra.

Dalam musyawarah tersebut, Andi Agus Cahyadi Gemmy memperoleh dukungan tujuh dari sembilan Pengurus Cabang (Pengcab) FPTI se-Sultra yang hadir.

Dengan hasil tersebut, Andi dipercaya memimpin FPTI Sultra sekaligus mempersiapkan kepengurusan baru dan memperkuat program pembinaan atlet panjat tebing di daerah.

Dalam sambutannya, Andi menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan FPTI Sultra menjadi organisasi yang lebih solid sekaligus memperkuat pembinaan atlet panjat tebing di seluruh kabupaten/kota.

“Setelah mendapat amanah ini, saya bersama pengurus nantinya akan melakukan konsolidasi organisasi dan mengaktifkan kembali pembinaan di seluruh Pengcab. Fokus utama kita adalah bagaimana menciptakan pembinaan atlet yang berkelanjutan, terukur, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujar Andi.

Ia menegaskan, FPTI Sultra tidak hanya akan berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga membangun sistem pembinaan yang lebih profesional dengan melibatkan sport science.

“Kita ingin pembinaan atlet dilakukan secara serius, mulai dari usia dini sampai jenjang prestasi. Kita akan dorong pemusatan latihan, pendataan atlet, serta pemantauan kondisi fisik dan mental dengan pendekatan sport science,” katanya.

Andi juga menekankan pentingnya sinergi antara FPTI, KONI, pemerintah daerah, Pengcab, serta pihak swasta dalam mendukung perkembangan olahraga panjat tebing di Sultra.

“FPTI tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan sinergi semua pihak agar pembinaan berjalan maksimal. Target kita bukan hanya aktif secara organisasi, tetapi bagaimana FPTI Sultra mampu meningkatkan prestasi atlet hingga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru nantinya dapat bekerja secara transparan, akuntabel, dan mengutamakan kepentingan pembinaan olahraga.

“Ini adalah amanah yang harus kita jalankan bersama. Saya ingin FPTI Sultra menjadi organisasi yang solid, transparan dan berprestasi. Kita mulai dari pembenahan organisasi, kemudian memperkuat pembinaan untuk menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Porprov,” pungkasnya.

Andi bukan nama baru dalam dunia organisasi dan pembinaan olahraga. Ia pernah aktif di Mapala Universitas Muslim Indonesia (UMI), termasuk sebagai Mapala UMI Koordinator Wilayah Sultra.

Ia juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPD Gerindra Provinsi Sulawesi Tenggara, Bendahara Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sultra, serta Bendahara Umum Asosiasi Pengusaha Tambang Sulawesi Tenggara.

Di bidang olahraga panjat tebing, Andi merupakan Pembina Klub Panjat Tebing Kota Kendari dan Pembina Boulder Camp Sultra.

Ketua Panitia Musprovlub FPTI Sultra, Asdar Misbadch, mengatakan setelah proses Musprovlub selesai, tahapan selanjutnya adalah penyusunan kepengurusan melalui tim formatur.

Menurut Asdar, tim formatur akan melengkapi struktur kepengurusan, termasuk memastikan keterwakilan dari kabupaten/kota di Sultra.

Setelah susunan kepengurusan rampung, dokumen hasil Musprovlub dan struktur organisasi akan diajukan kepada pengurus pusat untuk mendapatkan legalitas.

“Tim formatur tinggal menunggu hasil kerja formatur kabupaten untuk melengkapi kepengurusan. Kami berharap proses ini bisa dilakukan dalam waktu singkat agar SK segera diajukan ke pusat,” ujar Asdar.

Ia menegaskan percepatan pembentukan kepengurusan diperlukan mengingat FPTI Sultra harus segera mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

“Kenapa kita harus cepat, karena ada event yaitu Pekan Olahraga Provinsi. Saya berharap kepengurusan baru mampu membawa perubahan serta meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga panjat tebing di Sultra,” pungkasnya.

Profil Andi Agus Cahyadi Gemmy Andi Agus Cahyadi Gemmy, SE Ketua FPTI Sultra Masa Bhakti 2026-2030

Andi Agus Cahyadi Gemmy

Andi Agus Cahyadi Gemmy, SE

lahir di Watampone, 13 Agustus 1973. Ia merupakan lulusan S1 Ekonomi Manajemen Universitas Muslim Indonesia dan saat ini berprofesi sebagai pengusaha.

Dalam perjalanan organisasinya, Andi pernah aktif di Mapala Universitas Muslim Indonesia dan Mapala UMI Koordinator Wilayah Sultra.

Ia juga memiliki pengalaman organisasi di sejumlah bidang, termasuk sebagai Bendahara Umum DPD Gerindra Provinsi Sulawesi Tenggara, Bendahara Umum IPSI Sultra, serta Bendahara Umum Asosiasi Pengusaha Tambang Sulawesi Tenggara.

Keterlibatannya dalam olahraga panjat tebing ditunjukkan melalui perannya sebagai Pembina Klub Panjat Tebing Kota Kendari dan Pembina Boulder Camp Sultra.

Visi dan Misi

Sebagai Ketua FPTI Sultra, Andi membawa visi:

“Mewujudkan FPTI Sultra yang berkarakter, akuntabel, dan berprestasi menuju pentas nasional melalui pemerataan pembinaan serta optimalisasi sports tourism Bumi Anoa.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, sejumlah program utama yang diusung meliputi:

1. Penguatan tata kelola dan konsolidasi organisasi

FPTI Sultra akan mengoptimalkan Pengcab dan Pengkot dengan mengaktifkan kembali roda organisasi di seluruh kabupaten/kota melalui pendampingan reguler serta bantuan stimulus administrasi.

Selain itu, pengelolaan keuangan organisasi akan diarahkan agar lebih transparan dan akuntabel guna membangun kepercayaan dengan KONI Sultra, pemerintah daerah, maupun pihak swasta.

FPTI Sultra juga akan membangun kemitraan strategis dengan Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Pariwisata, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

2. Akselerasi prestasi atlet melalui sport science

Program ini diarahkan melalui penyelenggaraan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) jangka panjang sejak usia dini untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) hingga babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).

FPTI Sultra juga akan mengadopsi pendekatan sport science dengan melibatkan tenaga ahli nutrisi, psikolog olahraga, dan fisioterapis untuk memantau perkembangan performa fisik dan mental atlet.

Selain itu, akan dibangun sistem pendataan atlet secara terintegrasi melalui database yang memuat rekam jejak prestasi, catatan waktu, serta profil atlet panjat tebing se-Sultra.

Sistem tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembinaan dan seleksi atlet secara lebih objektif serta terukur. (red)

Artikulli paraprakJMSI Sultra Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan oleh Pihak PT JNP