
TRIBUN KONAWE: MOROSI – Industri pengolahan nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan Obsidian Stainlies Steel (OSS) bakal membuka lowongan kerja besar-besaran.
Informasi terkait lowongan kerja tersebut terungkap usai penandatangan nota kesepahaman atau MoU antara Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe dengan pihak VDNI dan OSS.

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara menuturkan, setelah penandatanganan MoU pihaknya akan segera melapor ke Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa. Selanjutnya, pihak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Konawe akan langsung berkoordinasi.
“Tim juga akan langsung running untuk segera bekerja,” ujar Gusli didampingi Manajemen VDNI dan OSS, serta Kapolres dan Kajari Konawe.
Mantan Ketua DPRD Konawe itu mengungkapkan, berdasarkan data yang diserahkan pihak perusahaan, setidaknya ada 5.000 tenaga kerja lokal yang akan diterima tahun ini. Spesifikasi dari karyawan akan akan diterima juga terbagi lima. Diantaranya, 500 tenaga mekanik, 1.000 driver/sopir alat berat, 500 operator crane, 2.500 kru di smelter dan 500 tenaga administrasi dan translator.

“Totalnya ada 5.000. Masing-masing terbagi 2500 tenaga skill dan 2500 yang nonskill,” jelas Gusli.
Lanjut Gusli, untuk penyerapannya nanti akan mengunakan sistem zonasi dan terbagi tujuh zona. Zona satu smapai tiga, khusus wilayah Kabupaten Konawe. Diantaranya, Zona satu, tiga kecamatan, yakni Morosi, Bondoala dan Kapioala. Zona dua, wilayah Soropia sampai Wonggeduku. Zona tiga, Wawotobi sampai Routa.
Zona empat, meliputi wilayah Sultra daratan. Zona lima, meliputi seluruh kepulauan di Sultra. Kemudian, zona enam meliputi regional Sulawesi. Zona tujuh, meliputi seluruh wilayah Indonesia.

Hal senada juga dikatakan HRD VDNI, Ahmad Saekuzen. Ia mengungkapkan, 5000 tenaga kerja yang akan diterima merupakan orang-orang akan bekerja di VDNI dan OSS.
“Posisi yang sudah disebutkan oleh Wakil Bupati tadi itu untuk jadi karyawan organik,” pungkasnya.
Laporan: Mas Jaya















