
TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Keberadaan perusahaan pengolahan di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara telah banyak memberikan kontribusi. Selain membuka lapangan kerja, perusahaan yang bergerak di bawah payung PT Virtue Dragon Industrial (VDNI) Park juga menyumbang pajak miliaran untuk daerah.
Mengawali tahun 2022, salah satu perusahaan di bawah konsorsium VDNI Park, yakni PT Obsidian Stainless Steel (OSS) baru saja membayarkan pajak ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Konawe. Nilainya pun fantastas, yakni mencapai Rp 61 M.
Hal itu diungkapkan langsung Kepala Bapenda Konawe, Cici Ita Ristianty. Ia mengungkapkan, salah satu penunjang pajak di Konawe adalah Pajak Penerangan Jalan (PPJ) non listrik. Kontribusi terbesar bersumber dari lokasi kawasan mega industri.
“Pada Februari ini PT OSS baru saja merealisasikan tunggakan PPJ non listriknya sebesar Rp 61 miliar,” tuturnya.
Menurutnya, PPJ non listrik ini baru diberlakukan pada tahun lalu. Namun sudah memberikan kontribusi PAD yang cukup besar.
“Kalau untuk sektor PPJ non listrik itu obyeknya khusus tempat usaha yang memiliki sumber tenaga listrik sendiri. Misalnya, seperti yang ada di PT OSS dan VDNI yang memiliki sumber daya genset yang berkapasitas besar,” katanya.
Ia mengaku, realisasi sumber PAD sebesar Rp 61 miliar itu belum termasuk dari PT VDNI. Sehingga dipastikan masuknya nanti pajak daerah dari perusahaan itu, maka bisa memberikan sumbangsih PAD yang maksimal.
“Progresnya kita sudah bisa lihat. Diawal tahun anggaran ini saja kita sudah bisa mencapai 60 persen. Jadi saya yakin target PAD 2022 Rp 102 Miliar, bisa kita capai sebelum akhir tahun anggaran,” tandasnya.
Laporan: Mas Jaya















