TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Kabupaten Konawe selain dikenal sebagai daerah lumbung beras, juga dikenal sebagai daerah industri. Sebagai penunjang dunia industri, Pemkab setempat juga terus mengembangkan potensi pariwisatanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan saat ini di kawasan Batu Gong, selain dipakai untuk pariwisata, juga dipakai untuk area industri dari PT. VDNI. Meski berada di kawasan yang sama, kedua hal tersebut tetap terpisah dan tidak saling campur.
“Jadi Batu Gong itu masih pariwisata. Di sebagian besar pesisir pantainya itu pariwisata. Sisanya, memang ada yang masuk kawasan industri. Ini tidak baku campur antara industri dan pariwisatanya, tetapi saling menguatkan,” jelasnya.
Ferdinan menerangkan, contoh lain di mana industri dan pariwisata yang saling menguatkan adalah pembenahan pariwisata di Kecamatan Soropia. Menurutnya, alasan kawasan pariwisata di sana digenjot, karena pasarnya ada. Pasar tersebut adalah karyawan yang bekerja di kawasan industri di Morosi.
“Di sana ada lebih dari 15 ribu pekerja. Tidak mungkin kerja tiap hari. Pasti ada waktu untuk libur. Nah, salah satu alternatifnya adalah di kawasan pariwisata di Soropia,” pungkasnya.
Laporan: Mas Jaya
















