Bupati Konawe Canangkan Padangguni Jadi Kawasan Kampung Durian

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar didampingi Ketua TP PKK Konawe, Hj. Hania dalam acara pencanangan Kecamatan Padangguni sebagai Kawasan Kampung Durian.

IDEALITA.ID: KONAWE – Suasana meriah mewarnai Lapangan Desa Langgea, Kecamatan Padangguni, Jumat (22/8/2025). Ribuan warga berkumpul untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Kecamatan Padangguni ke-11. Perayaan ini semakin istimewa dengan pencanangan Padangguni sebagai Kawasan Kampung Durian, ikon baru Kabupaten Konawe.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, didampingi Ketua TP PKK Konawe, Hj. Hania, jajaran pimpinan OPD, anggota DPRD Konawe Dapil V, Camat Padangguni, serta para kepala desa. Kemeriahan tampak sejak pagi dengan pawai peserta yang melibatkan sekolah-sekolah, pemerintah desa, UPTD, hingga mahasiswa KKN.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menegaskan bahwa peringatan ini bukan hanya seremonial, tetapi momentum mempererat kebersamaan sekaligus mengembangkan potensi daerah.

“Kegiatan olahraga, seni, dan pawai ini adalah wujud nyata semangat gotong royong serta implementasi nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Mari kita jadikan event ini sarana mempererat silaturahmi sekaligus menggali potensi muda di bidang olahraga dan seni,” ujarnya.

Bupati Konawe juga mendorong agar melalui Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Padangguni, lahir atlet-atlet muda yang kelak bisa mengharumkan nama Konawe di tingkat provinsi hingga nasional. Ketua Panitia, Suharto Handoko, menyebutkan beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya futsal, bola voli, dan sepak takraw, yang berlangsung selama 10 hari.

Puncak acara ditandai dengan penanaman bibit durian unggul jenis Durian Duri Hitam oleh Bupati Yusran sebagai simbol pencanangan Padangguni sebagai Kampung Durian.

“Hari ini kita mulai gerakan menanam durian di pekarangan warga. Ini langkah awal menjadikan Padangguni sebagai sentra durian unggulan Konawe,” tegas Yusran Akbar. 

Camat Padangguni, Dermawan, menambahkan bahwa saat ini sedikitnya ada tujuh jenis durian yang telah dibudidayakan masyarakat, dengan luas perkebunan mencapai sekitar 50 hektare. Durian Padangguni bahkan sudah dikenal hingga Kolaka, Morowali, Bombana, dan Buton.

“Kami ingin durian Padangguni menjadi ikon baru Konawe, yang tidak hanya membanggakan masyarakat, tetapi juga meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.

Dengan pencanangan ini, Padangguni resmi menegaskan diri sebagai Kampung Durian, sekaligus menorehkan sejarah baru dalam perayaan HUT RI dan Hari Jadi Kecamatan ke-11. Pemerintah daerah optimistis, langkah ini akan membawa Konawe semakin dikenal sebagai pusat durian terbaik di Sulawesi Tenggara.

Laporan: Mas Jaya

Artikulli paraprakKasus Bupati Koltim: KPK Lanjutkan Penggeledahan, Apa Dampaknya?
Artikulli tjetërPenyuluhan Hukum di Konawe: Mahasiswa Unsultra Bawa Pesan Anti-Tawuran ke Sekolah