Forum UKM-IKM Konawe Siap Fasilitasi NIB dan Permodalan UMKM

Ketua Forum Usaha Kecil Menengah dan Industri Kecil Menengah (UKM-IKM) Kabupaten Konawe, Rita Harmasan Papua menyambangi para pelaku usaha di Inolobunggadue Central Park (ICP) Unaaha.

Konawe, idealita.id – Ketua Forum Usaha Kecil Menengah dan Industri Kecil Menengah (UKM-IKM) Kabupaten Konawe, Rita Harmasan Papua menyambangi para pelaku usaha di Inolobunggadue Central Park (ICP) Unaaha, Senin (18/5/2026). Tak sekadar hadir, tapi juga memberikan harapan baru untuk para UMK.

Dalam kegiatan tersebut, Rita Harmasan Papua didampingi Sekretaris Forum Rasnawati, SH, anggota Divisi Humas Evi Damayanthy, serta Irana S dari Divisi Pemberdayaan Perempuan. Mereka berdialog langsung dengan para pedagang, mendengar keluhan terkait usaha, mencatat kebutuhan permodalan, hingga melihat aktivitas perdagangan dan hiburan di kawasan ICP.

Di sela-sela dialog, Rita mengajak seluruh pelaku usaha, baik yang berada di kawasan ICP maupun di wilayah lain di Kabupaten Konawe, untuk bergabung menjadi anggota Forum UKM-IKM Konawe.

“Kami mengundang seluruh pelaku usaha untuk bergabung. Tidak ada biaya pendaftaran. Forum ini adalah rumah bersama untuk memperjuangkan kepentingan pelaku usaha mikro kecil,” ujarnya.

Rita juga memaparkan sejumlah program prioritas forum, salah satunya memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM. Untuk merealisasikan program tersebut, Forum UKM-IKM Konawe akan menggandeng Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Konawe yang memiliki kewenangan dalam proses penerbitan NIB.

Selain itu, forum juga akan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Konawe serta sejumlah instansi teknis lainnya untuk menggelar pelatihan manajemen usaha bagi UMKM. Materi pelatihan meliputi pembukuan sederhana, pemasaran digital, strategi penjualan, hingga pengembangan produk unggulan agar mampu menembus pasar regional maupun ekspor.

Dalam bidang permodalan, Forum UKM-IKM Konawe berkomitmen menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Sultra, BPR Bahteramas, dan sejumlah perbankan lainnya.

Pedagang Sambut Positif Kehadiran Forum

Kehadiran rombongan Forum UKM-IKM Konawe mendapat sambutan hangat dari para pedagang di kawasan ICP. Sejumlah pelaku usaha bahkan menyampaikan harapan mereka secara langsung.

Jun (42), warga Kelurahan Wawonggole yang merupakan pemilik “Lapak Putra” penjual bakso bakar, mengaku senang dengan perhatian yang diberikan forum.

“Saya senang dikunjungi forum ini. Harapan saya, forum benar-benar bisa membantu permodalan dan pengurusan NIB. Bakso bakar saya sudah punya pelanggan tetap, tapi kalau ada tambahan modal dan legalitas usaha, saya ingin membuka cabang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Imam (44), warga BTN Wawonggole yang membuka usaha permainan mobil-mobilan anak. Ia bahkan siap membantu proses pendataan pelaku usaha di kawasan ICP.

“Saya siap membantu pendataan sesama pelaku usaha di area ICP ini. Masih banyak pedagang yang belum terdata dengan baik. Kalau pendataannya jelas, bantuan dari pemerintah maupun forum bisa lebih tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, Anggi Febriyanti (25), pemilik “Anggi Assesoris” asal Kelurahan Tumpas, mengaku sangat terbantu dengan rencana forum yang akan memfasilitasi pengurusan NIB bagi usahanya.

“Selama ini saya jualan hanya dengan izin seadanya karena belum tahu cara mengurus NIB. Dengan adanya forum yang mau membantu, saya merasa lebih tenang. Semoga NIB saya segera terealisasi agar usaha saya lebih dipercaya dan bisa bekerja sama dengan toko lain,” ungkap Anggi.

Menanggapi antusiasme para pedagang, Rita Harmasan Papua menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan partisipasi para pelaku usaha.

“Terima kasih atas dukungan dan masukannya. Kami sangat membutuhkan keterlibatan langsung dari para pelaku usaha. Untuk NIB dan akses permodalan, akan kami fasilitasi dan prioritaskan. Forum ini hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit,” tegas Rita. (red)

Artikulli paraprakTKA Tiongkok Banjiri Kolaka Tuai Sorotan, Warga Mengaku Resah
Artikulli tjetërJejak Prestasi Himawan Bayu Aji, Jenderal Ahli Siber yang Kini Pimpin Polda Sultra