IDEALITA.ID: KONAWE – Pemerintah Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, memberikan dukungan penuh terhadap program Gebyar Wisata Konawe Bersahaja dengan kebijakan istimewa: tiket masuk ke seluruh objek wisata pantai di wilayah Kapoiala digratiskan sepanjang bulan Agustus 2025.
Camat Kapoiala, Muh Sobri, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan pelaku UMKM lokal.
“Ini bentuk dukungan kami terhadap Gebyar Wisata Konawe Bersahaja. Kami ingin masyarakat bisa menikmati keindahan pantai Kapoiala sambil merayakan semangat kemerdekaan,” ujar Muh Sobri.
Perayaan tingkat kecamatan tahun ini dipusatkan di Pantai Tanjung Lalimbhue, salah satu destinasi bahari terindah di Konawe. Beragam agenda menarik telah disiapkan, seperti Kapoiala Camp atau kemah persaudaraan pada 15–16 Agustus 2025, disusul Pawai Obor dan Pengukuhan Paskibra di malam 16 Agustus, menjelang Upacara Kemerdekaan.
Upacara Detik-Detik Proklamasi akan digelar pada pagi 17 Agustus di Pantai Tanjung Lalimbhue, dilanjutkan dengan penurunan bendera di sore harinya.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan pembukaan Porseni Kecamatan Kapoiala pada 19 Agustus, serta Kapoiala Seafood Grilling Festival—festival bakar makanan laut yang menyajikan aneka olahan seafood segar seperti ikan, udang, dan cumi-cumi, langsung dari laut ke bara api di tepi pantai.
Festival kuliner ini bukan hanya memanjakan lidah pengunjung, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal. Sejak tahap persiapan, warga mulai membuka warung, sementara pedagang dari luar daerah turut meramaikan kawasan wisata.
“Pantai ini ibarat serpihan surga yang jatuh di bumi Konawe. Kami ingin semua orang bisa merasakannya, sekaligus membantu UMKM mencari rezeki selama sebulan penuh,” tambah Sobri.
Dengan pasir putih, air laut yang jernih, serta panorama sunset yang memukau, Pantai Tanjung Lalimbhue dan Pantai Tombawatu kini menjadi magnet wisata baru di Konawe. Program gratis tiket masuk ini diharapkan menarik lebih banyak pengunjung dan menguatkan citra Kapoiala sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tenggara.
















