
Konawe, idealita.id – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe yang digelar di Halaman Kantor Bupati Konawe, Selasa (3/3/2026), berlangsung khidmat dan penuh semarak. Momentum tahunan ini seolah menjadi magnet, dengan hadirnya sejumlah kepala daerah dan tokoh penting dari dalam maupun luar Sulawesi Tenggara (Sultra).
Orang nomor satu di Sultra, Andi Sumangerukka, hadir langsung bersama Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Ny. Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka. Kehadiran Gubernur turut didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra.
Tampak hadir Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, serta Danlanud Halu Oleo Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto.
Sejumlah kepala daerah juga ikut memeriahkan momen tersebut. Di antaranya, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo bersama Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama, Bupati Konawe Utara Ikbar, Plt. Bupati Kolaka Timur Yosep Sahaka, hingga Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf.
Tak ketinggalan, hadir pula mantan Wakil Gubernur Sultra yang juga Ketua DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT) dan Mokole Konawe, Lukman Abunawas, bersama sejumlah tokoh masyarakat dari wilayah kepulauan.
Kehadiran para tokoh dan kepala daerah ini sekaligus menunjukkan kuatnya posisi dan jejaring kepemimpinan Bupati Konawe Yusran Akbar bersama Wakil Bupati Syamsul Ibrahim dalam setahun masa kepemimpinan mereka. Di usia ke-66 ini, Konawe dinilai semakin diperhitungkan di tingkat regional.
Momentum Refleksi dan Evaluasi
Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-66 Konawe. Ia menegaskan, peringatan hari jadi tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan evaluasi terhadap perjalanan pemerintahan dan pembangunan.
Gubernur mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Konawe selama 66 tahun. Meski demikian, ia mengingatkan masih adanya sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan, seperti persoalan kemiskinan, pengangguran, inflasi, ancaman krisis pangan dan energi, kerusakan lingkungan, hingga peningkatan profesionalisme dan integritas aparatur.
“Di usia ke-66 ini, Konawe harus semakin maju, mandiri, dan berdaya saing. Sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Menuju Konawe Bersahaja
Sementara itu, Bupati Yusran Akbar menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-66 harus menjadi ruang refleksi atas capaian pembangunan sekaligus pijakan untuk langkah ke depan.
Menurutnya, tema “Desa Tumbuh, Kota Berkembang, Masyarakat Sejahtera” merupakan proyeksi strategis arah pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Konawe, kata dia, terus berupaya mempercepat pertumbuhan desa sebagai basis ekonomi sekaligus memperkuat kawasan perkotaan sebagai pusat layanan dan perdagangan.
Yusran menegaskan, visi besar Konawe Bersahaja — Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan — menjadi kompas pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan.
“Kita optimistis, dengan kebersamaan dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Konawe akan terus tumbuh menjadi daerah yang maju dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya,” ujar Yusran. (red)















