Ketua DPD Nasdem Konawe Persilakan Fachry Pakai Logo Partainya

IDEALITA.ID: KONAWE – Penggunaan logo Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada alat peraga sosialisasi Fachry Pahlevi Konggoasa sebagai Calon Bupati (Cabup) Konawe menjadi perbincangan hangat beberapa hari belakangan.

Ada yang memberikan respon positif, sebagai jawaban bahwa Fachry bakal bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konawe dengan kendaraan Partai Nasdem.

Namun, ada juga tanggapan sumbang dan itu datang dari salah seorang Pengurus Nasdem Konawe. Menanggapi respon anggotanya tersebut, Ketua DPD Nasdem Konawe Muttaqin Siddiq angkat bicara.

Muttaqin mengungkapkan, tidak masalah Fachry ataupun Cabup lainnya lain menggunakan logo Nasdem. Asalkan, yang bersangkutan sudah mendaftar di Nasdem, dan telah diusulkan ke DPP. Hal itu, bedasarkan hasil konsultasinya ke petinggi Partai Nasdem.

Muttaqim menerangkan, untuk Pilkada Konawe pihaknya telah mengusulkan beberapa nama Cabup dan calon wakil bupati (Cawabup) pada 5 Mei 2024 lalu. Nama-nama tersebut telah diplenokan oleh DPP Partai Nasdem.

“Semua yang mendaftar di partai Nasdem di seluruh Indonesia itu memang disarankan dalam alat peraga sosialisasinya untuk menggunakan logo Nasdem,” jelasnya, Kamis (06/06/2024).

Atas hal tersebut lanjut Muttaqin, seharusnya sudah tidak ada masalah lagi jika Fachry memakai logo Nasdem. Sebagai Ketua DPD Nasdem Konawe, ia sendiri juga telah berkomunikasi dengan para pengurus dan kadernya.

“Saya sudah sampaikan ke pengurus dan kader Nasden di Konawe agar tidak usah mempermasalahkan lagi. Fachry (pakai logo Nasdem), silakan. Calon-calon lain juga untuk memakai logo Nasdem dalam alat peraga sosialisasinya, silahkan,” terangnya.

Menurut Muttaqin, penggunaan logo Nasdem pada alat peraga sosialisasi Fachry merupakan hal yang disarankan dari partai. Selain untuk sosialisasi diri sebagai Figur Cabup Konawe, juga untuk mensosialisasikan Partai Nasdem.

“Jadi jangan disalah artikan, sampai ada yang mau mengirimkan surat teguran segala macam itu (ke Fachry), tidak ada begitu,” imbuhnya.

Meski demikian, Muttaqin juga menegaskan, mereka yang telah memasang logo Nasdem pada alat peraga sosialisasinya tidak secara otomatis akan mendapat rekomendasi partai.

Mantan Ketua Umum HMI Kendari tersebut mengatakan, untuk rekomendasi merupakan wewenang DPP Partai Nasdem. Ada mekanisme dan prosedur kepartaian yang harus dilalui untuk mengeluarkan rekomendasi. Sampai saat ini, DPP belum mengeluarkan rekomendasi kepada calon dalam perhelatan Pilkada Konawe.

“Bahwa kemudian siapa yang akan diberi rekomendasi oleh Nasdem di Pilkada nanti itu kita kembalikan ke DPP, sesuai mekanisme dan prosedur kepartaian  yang legal dan kredibel,” katanya.

Tambah Muttaqin, untuk menentukan siapa yang akan diberi rekomendasi oleh partai, ada beberapa faktor yang dilihat. Misalnya, hasil survei, komitmen restorasi partai Nasden, hingga komitmen calon yang diusung untuk membesarkan parti Nasdem di Konawe nantinya.

“Terakhir, untuk urusan pemakaian alat peraga Fachry tersebut  sudah clear, tidak ada masalah. Dan saya harap soal ini jangan dibesar-besarkan lagi,” pungkasnya. (rls)

Artikulli paraprakHarmin Ramba Apresiasi Semangat Ber-PWI Wartawan Konawe
Artikulli tjetërPj Bupati dan Ketua DPRD Dorong Pembentukan PWI Konawe