IDEALITA.ID: KONAWE – Opening Pemilihan Duta-Duta Seni dan Qasidah tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2024 resmi digelar di Kabupaten Konawe pada Sabtu (30/11/2024) malam. Acara pembukaan berlangsung meriah di Inolobunggadu Central Park (ICP).
Turut hadir dalam acara tersebut, Pj Gubernur Sultra yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur La Ode Saifuddin, Ketua DPRD Konawe, Forkopimda Konawe, Ketua Pengadilan Agama Unaaha, para kepala OPD lingkup Pemda Konawe, Kepala Kantor Kementerian Agama Konawe, dan Ketua TP PKK Konawe.
Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Bupati Konawe, Stanley, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dari kabupaten dan kota di Provinsi Sultra yang berpartisipasi dalam pemilihan Duta-Duta Qasidah.
“Semoga kehadiran para peserta di Kabupaten Konawe membawa berkah dan ridha Allah SWT,” ujarnya.
Stanley juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pengurus Wilayah Lasqi Sultra yang telah mempercayakan Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah untuk ajang bergengsi ini.
“Sebanyak 10 kabupaten/kota berpartisipasi dalam pemilihan Duta-Duta Qasidah tingkat provinsi ini, yaitu Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Kota Kendari, Muna, Muna Barat, dan Buton Selatan,” ungkap Stanley.
Berbagai kategori lomba disiapkan dalam ajang ini, seperti lomba Bintang Vokalis kategori anak-anak, remaja, dan dewasa (putra-putri), lomba Pop Religi, serta lomba Qasidah Klasik kategori remaja dan dewasa. Pelaksanaan lomba akan berlangsung mulai tanggal 30 November hingga 5 Desember 2024.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lasqi Sultra, Lukman Abunawas, melalui Ketua Harian Lasqi Provinsi Sultra, Hj. Masyhura, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe yang telah menjadi tuan rumah Pemilihan Duta-Duta Seni dan Qasidah tingkat Provinsi Sultra tahun 2024.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda Konawe yang telah bersedia dan berhasil menyelenggarakan acara ini dengan baik. Ini adalah momen penting untuk mendukung perkembangan seni Islami di Sultra,” ujar Masyhura.
Ia mengungkapkan, nama kegiatan ini dahulu dikenal sebagai festival Qasidah, yang saat itu belum mencakup kategori lomba seperti Pop Religi. Kini, dengan adanya tambahan kategori tersebut, acara ini menjadi lebih dinamis dan sesuai dengan perkembangan zaman.
“Alhamdulillah, kita sudah sejajar dengan provinsi lain yang lebih maju dalam pengembangan Lasqi. Kami juga telah berjuang di tingkat nasional, dan Sultra telah menunjukkan banyak prestasi,” tambahnya.
Sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Lasqi Sultra, Masyhura menyampaikan bahwa tahun 2024 Provinsi Sultra akan menjadi tuan rumah tingkat nasional untuk kegiatan pemilihan duta Qasidah. Ia berharap kegiatan yang berlangsung di Konawe dapat mempererat ukhuwah antar peserta dan pemangku kepentingan, sehingga Lasqi Sultra dapat terus berkembang. (adv)















