
IDEALITA.ID: KONAWE – Dalam momentum perayaan HUT RI ke-80, Pemerintah Daerah Konawe meluncurkan gebrakan besar: Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 28 kecamatan. Program ini dipimpin langsung Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, bersama jajaran Forkopimda, Bulog, dan seluruh camat hingga kepala desa.
GPM bukan seremoni, melainkan strategi nyata untuk menekan inflasi sekaligus memberi akses pangan murah kepada rakyat. Harga beras, minyak, gula, hingga telur dipatok jauh di bawah harga pasar, membuat masyarakat bernapas lega.
“Ini momentum emas. GPM adalah bentuk kehadiran negara di tengah rakyat. Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat pembangunan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar,” tegas Bupati Yusran, Jumat (5/9/2025).
Hingga kini, tercatat 124,5 ton beras, 8.280 liter minyak goreng, dan 3.350 kg gula telah digelontorkan. Di setiap kecamatan, ribuan warga rela antre panjang, dari ibu rumah tangga, petani, pedagang kecil, hingga buruh industri.
Camat-camat pun angkat suara. “Minyak dan beras murah ini sangat dinanti, apalagi di musim tanam,” kata Camat Lambuya, Ulil Amrin. Di Meluhu, tiga ton beras ludes dalam tiga jam. Sementara Camat Amonggedo, Hj. Megahwaty, menyebut GPM sebagai bukti pemerintah benar-benar peduli.
Gerakan maraton ini menjadi napas segar di tengah tekanan harga, sekaligus membuktikan visi Konawe Bersahaja benar-benar berpihak pada rakyat. (mj)















