
IDEALITA.ID: KONAWE – Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Konawe berlangsung meriah, Jumat (8/8/2025). Ribuan orang dari berbagai penjuru Konawe tumpah di halaman kantor bupati untuk mengikuti kirab.
Bukan sekadar seremoni, Porseni tahun ini dirancang lebih membumi—menghadirkan semangat kebersamaan lewat olahraga, budaya, dan dukungan nyata terhadap pelaku UMKM lokal.
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, yang membuka langsung kegiatan ini, menekankan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya tentang seremonial tahunan, tetapi momentum untuk merawat rasa persatuan dan membangun koneksi antarwarga.
“Kami ingin perayaan tahun ini benar-benar terasa dekat dengan masyarakat. Lewat perlombaan tradisional, pertandingan olahraga antarinstansi, hingga pertunjukan seni budaya, kita rayakan kemerdekaan dengan cara yang menghibur sekaligus mempererat silaturahmi,” ungkap Yusran Akbar
Lebih dari sekadar ajang hiburan, Porseni juga diarahkan menjadi ruang inklusif bagi pelaku usaha kecil. Berbagai stan UMKM dihadirkan di lokasi kegiatan, menjual produk lokal mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya.
“Setiap transaksi di stan UMKM adalah dukungan nyata bagi pengusaha kecil kita. Mari ramaikan, beli produk lokal, dan bantu ekonomi rakyat terus tumbuh,” ajaknya.
Mengusung tema “Bersama Masyarakat Konawe Bersahaja Menuju Bersatu, Berdaulat, Sejahtera untuk Indonesia Maju,” Porseni tahun ini menjadi wadah kolaborasi lintas komunitas dan generasi. Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tak hanya dilihat dari proyek fisik, tapi juga dari kuatnya ikatan sosial warganya.
“Kita ingin masyarakat merayakan perbedaan, menjaga sportivitas, dan merasa bangga dengan budaya sendiri. Itulah makna kemerdekaan yang sejati,” tambahnya.
Porseni dibuka dengan semangat tinggi, ditandai dengan seruan “Merdeka!” yang menggema bersama para peserta dan warga yang memadati lokasi. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan devile peserta dari berbagai unsur, mulai dari OPD, kecamatan, sekolah, hingga komunitas dan paguyuban.
Dengan konsep yang lebih membaur dan semarak, perayaan kemerdekaan tahun ini menjadi lebih dari sekadar rutinitas—ia menjadi cermin hidup dari semangat masyarakat Konawe yang terus bergerak maju bersama.
Laporan: Mas Jaya















