Seprai Hijau, Desahan Terlarang: Skandal Panas Dua Oknum Guru di Konawe

Sesaat setelah menggrebek suaminya bersama wanita lain, Astriani langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Konawe.

Konawe, idealita.id – Malam itu terasa sunyi. Namun tidak bagi Astriani. Hatinya sesak setelah mengetahui sang suami diduga tengah memadu kasih dengan wanita lain di rumah mertuanya sendiri.

Digerebek di Rumah Mertua

Astriani duduk termangu tak jauh dari rumah mertuanya di Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Senin malam (18/5/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Hampir dua jam lamanya ia menunggu dalam gelap, ditemani suara jangkrik dan nyamuk malam.

Pikirannya terus dipenuhi rasa curiga. Di dalam rumah itu, suaminya (berinisial, IS) diduga sedang berduaan dengan seorang wanita muda (berinisial, WA).

Malam semakin larut. Dari kejauhan, matanya terus tertuju pada sebuah kamar yang lampunya masih menyala. Kamar itu, tak lain adalah kamar yang sering ia pakai bersama suaminya. Tak lama kemudian, lampu kamar itu padam. Rasa penasaran dan curiga Astriani pun memuncak.

Ia kemudian memberanikan diri mendekati kamar tersebut secara perlahan.

Saat berada di dekat jendela yang hanya tertutup tirai, hatinya kian terpukul. Terdengar pelan derit ranjang dan desahan halus dari dalam kamar. Dengan tangan gemetar, Astriani menyingkap tirai dan mengarahkan senter dari gawainya ke dalam ruangan.

Pemandangan di dalam kamar berdinding biru itu membuat dirinya terpukul. Di atas ranjang berseprai hijau, ia mendapati suaminya tengah “bersawah” bersama seorang wanita.

Terlihat lelaki berkumis tipis tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya. Sementara si wanita, terlihat mengenakan baju hitam dengan jilbab coklat muda bercorak.

Keduanya tampak terkejut saat keberadaan mereka diketahui.

Berawal dari “Chat Sayang”

Sebelum kejadian itu, Astriani mengaku sudah lama menaruh curiga terhadap hubungan suaminya dengan wanita tersebut. Kecurigaan muncul setelah ia menemukan percakapan mesra di ponsel suaminya.

“Alasannya hanya khilaf dan disebut sebatas komunikasi biasa,” ujar Astriani.

Sesama Oknum Guru PPPK di Konawe

Astriani mengungkapkan, suaminya merupakan guru PPPK di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Konawe. Sementara wanita yang diduga menjadi selingkuhannya juga berprofesi sama di sekolah yang sama.

Keduanya disebut semakin dekat sejak sama-sama mendapat tugas mengelola dana BOS di sekolah tersebut.

Kasusnya Kini di Meja Polisi

Merasa kecewa dan sakit hati, Astriani mengaku langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres Konawe, malam itu juga.

“Saya sangat kecewa. Terlebih mereka melakukan perbuatan itu di rumah mertua saya, di kamar tempat saya biasa tidur. Bahkan dalam rumah itu masih ada mertua saya, yang membuat saya semakin kecewa karena terkesan membiarkan perbuatan tercela tersebut,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun pihak sekolah terkait dugaan perselingkuhan tersebut. (red)

Artikulli paraprakTeguh Santosa: Era Prabowo Hadapi Ancaman Global Paling Kompleks
Artikulli tjetërTKA Tiongkok Banjiri Kolaka Tuai Sorotan, Warga Mengaku Resah