
KONAWE, IDEALITA.ID – Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Konawe Tahun 2027. Kegiatan ini diikuti empat kecamatan, yakni Uepai, Unaaha, Anggaberi, dan Konawe, dan digelar di salah satu hotel di Unaaha, Senin (19/1/2026).
Musrenbang tersebut dihadiri Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya dan anggotanya, perwakilan TNI/Polri, camat, lurah, kepala desa, serta unsur terkait lainnya. Wabup Syamsul Ibrahim menyebut Musrenbang kali ini istimewa karena dilaksanakan secara gabungan, berbeda dengan pola sebelumnya yang dilakukan terpisah di masing-masing kecamatan.
Menurutnya, langkah ini ditempuh untuk mempercepat proses perencanaan pembangunan daerah. Dengan jumlah kecamatan yang mencapai 28 dan agenda yang padat, Pemkab Konawe ingin memastikan seluruh tahapan Musrenbang dapat diselesaikan tepat waktu, bahkan ditargetkan rampung pada Februari.
Syamsul Ibrahim menegaskan Musrenbang tidak boleh menjadi sekadar formalitas. Usulan yang disampaikan desa, kelurahan, dan kecamatan harus benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar daftar keinginan.
“Yang dibutuhkan masyarakat itulah yang harus diusulkan dan diperjuangkan, agar bisa direalisasikan dalam program pembangunan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti di atas kertas, melainkan harus menjadi pijakan utama dalam pembangunan Kabupaten Konawe. Tema Musrenbang yang mengusung penguatan daya saing ekonomi daerah melalui pengembangan potensi lokal, sumber daya manusia, dan tata kelola dinilai selaras dengan visi dan misi Pemkab Konawe.
Untuk itu, Wabup mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk saling mendukung serta memperkuat sinergi. Ia menegaskan perencanaan pembangunan harus berjalan seimbang antara pendekatan top-down dan bottom-up, disertai penguatan pelayanan publik oleh OPD hingga pemerintah desa.
“Letakkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan lainnya. Pembangunan yang baik selalu lahir dari niat yang baik,” pungkasnya.
Laporan: redaksi















