HUT ke-66 Konawe, Bupati Yusran Paparkan Capaian Pembangunan 2025

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST.

Konawe, idealita.id – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, memaparkan sejumlah capaian strategis pembangunan daerah tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Konawe pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe, yang digelar di Gedung H. Abdul Samad DPRD Konawe, Selasa (3/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih bukanlah sebuah kebetulan maupun sekadar kelanjutan rutinitas administratif. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil konsolidasi arah kebijakan, penataan prioritas pembangunan, serta kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama DPRD dan masyarakat.

“Capaian yang kita raih ini bukanlah sebuah kebetulan dan bukan pula semata kelanjutan rutinitas administratif. Ini adalah hasil dari konsolidasi arah kebijakan, penataan prioritas pembangunan serta kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama DPRD dan masyarakat,” ujarnya.

Secara makro, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe meningkat dari 11,82 persen pada 2024 menjadi 12,28 persen pada 2025. Pertumbuhan dua digit tersebut menunjukkan mesin ekonomi daerah bergerak kuat dan stabil.

Sejumlah sektor utama seperti pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan jasa mencatat dinamika positif yang semakin memperkuat struktur ekonomi daerah. Namun demikian, Bupati menekankan bahwa pertumbuhan tersebut bukan sekadar angka statistik.

“Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas usaha, bertambahnya perputaran ekonomi di desa dan kota, serta terbukanya peluang kerja bagi UMKM dan masyarakat. Inilah wujud dari dimensi berdaya saing dalam Konawe Bersahaja,” jelasnya.

Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Konawe meningkat dari 74,50 menjadi 75,09. Usia harapan hidup juga naik dari 72,85 tahun menjadi 73,04 tahun, yang menandakan layanan kesehatan semakin menjangkau masyarakat di seluruh wilayah.

Sektor pendidikan turut menunjukkan perkembangan positif. Harapan lama sekolah meningkat dari 13,05 tahun menjadi 13,11 tahun, sementara rata-rata lama sekolah naik dari 9,69 tahun menjadi 9,80 tahun. Hal ini mencerminkan penguatan akses sekaligus kualitas pendidikan bagi masyarakat.

Dari sisi ekonomi rumah tangga, pengeluaran riil per kapita masyarakat meningkat dari Rp11,415 juta menjadi Rp11,763 juta. Angka tersebut menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin membaik.

Bupati menegaskan, peningkatan berbagai indikator tersebut menandakan arah pembangunan Konawe yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia sebagai investasi jangka panjang.

“Inilah esensi dari dimensi sejahtera dan berkelanjutan dalam pembangunan Konawe,” pungkasnya. (red)

Artikulli paraprakHUT ke-66 Konawe, Ketua DPRD Konawe Terangkan Tiga Makna Penting
Artikulli tjetërGubernur dan Sejumlah Kepala Daerah Meriahkan HUT ke-66 Konawe