Warga Uepai Konawe Meninggal di Rutan Kendari, Penyebabnya Masih Misteri

Ilustrasi.

Kendari, idealita.id – Seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kendari ditemukan meninggal dunia, Selasa (2/6/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Afrisal (26), warga Desa Uepai, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe. Ia merupakan tahanan kasus penganiayaan yang tengah menjalani hukuman dengan vonis enam bulan penjara.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.40 Wita saat petugas jaga melakukan pengecekan rutin terhadap para warga binaan di Blok B.

Petugas penjaga tahanan, Andi Alfian, mengungkapkan bahwa saat melakukan pengecekan di Kamar 1 Blok B, ia mendapat informasi dari Heri selaku kepala kamar bahwa terdapat seorang tahanan di Kamar 4 yang diduga meninggal dunia.

Mendapat laporan tersebut, petugas segera menuju lokasi dan memeriksa kondisi korban. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernapas dan tubuhnya dalam kondisi kaku.

Petugas kemudian memanggil tenaga kesehatan dari klinik Rutan Kelas IIA Kendari sebelum korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas Rutan lainnya, Rino Pamungkas, mengatakan dirinya langsung menyiapkan ambulans setelah menerima informasi adanya warga binaan yang tidak bangun saat apel pagi dan diduga telah meninggal dunia.

Sementara itu, Heri, rekan satu kamar korban, mengaku sempat membangunkan Afrisal ketika apel pagi berlangsung. Namun korban tidak memberikan respons sehingga ia segera melaporkan kondisi tersebut kepada petugas jaga.

Menurut keterangan Heri, korban diketahui sempat mengeluhkan demam selama dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia.

Setelah tiba di RS Bhayangkara Kendari, tim medis melakukan pemeriksaan awal dan memastikan korban telah meninggal dunia. Pemeriksaan sementara dilakukan oleh dokter forensik RS Bhayangkara, dr. Raja Al Fathir Widya Iswara.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil autopsi yang sedang berlangsung di RS Bhayangkara Kendari.

Pihak kepolisian bersama petugas terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian warga binaan tersebut.

Artikulli paraprakJMSI Kolaka Raya dan Kejari Kolaka Bersinergi: Siap Beri Pemahaman Hukum untuk Warga
Artikulli tjetërPolisi Ringkus Sembilan Terduga Pelaku Penyerangan di Kawasan MTQ Kendari