Pembangunan Kopdes Merah Putih di Konawe Tampak Loyo

Salah satu Kopdes Merah Putih di Desa Wowasolo, Kecamatan Wonggeduku, Konawe, yang sudah hampir rampung dibangun.

Konawe, idealita.id – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes Merah Putih di Konawe tampak loyo. Bayangkan, sejak diprogramkan 2025 lalu, baru 10 gerai yang rampung dari ratusan   yang ditarget.

Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Koperasi dan UMK Konawe, Marjuni Ma’mir memaparkan sejumlah progres pembangunan Kopdes.

Marjuni menerangkan, berdasarkan data hingga Juli 2026, Kabupaten Konawe memiliki 348 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi sasaran pembangunan. Dari jumlah tersebut, 88 koperasi atau sekitar 25,3 persen telah memasuki tahap pembangunan fisik dan sejauh ini 10 gerai Kopdes telah rampung dibangun.

Marjuni menambahkan, masih ada kendala dalam pembangunan Kopdes. Sebanyak 198 lokasi belum memiliki lahan, sedangkan 62 lokasi lainnya telah tersedia lahannya namun masih menunggu proses verifikasi legalitas.

Pemkab Konawe juga telah memetakan sejumlah wilayah prioritas yang membutuhkan percepatan penyediaan lahan, yakni Kecamatan Besulutu, Sampara, Wawotobi, Konawe, Anggalomoare, Uepai, dan Wonggeduku Barat.

Di sisi lain lanjut Marjuni, terdapat 62 lokasi yang siap memasuki tahap verifikasi karena telah memiliki data pendukung yang lengkap, mulai dari koordinat lokasi, luas lahan, kondisi akses jalan, hingga status awal kepemilikan lahan. Setelah proses verifikasi selesai, lokasi-lokasi tersebut dapat segera memasuki tahap pembangunan fisik.

Secara keseluruhan, lahan yang siap dibangun tersebar di 23 kecamatan dengan total luas mencapai 98.182,5 meter persegi atau sekitar 9,82 hektare. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat pencapaian target pembangunan koperasi di Kabupaten Konawe.

Marjuni juga memberikan apresiasi untuk Kecamatan Padangguni, yang berhasil menuntaskan 100 persen pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayahnya. Keberhasilan tersebut dinilai dapat menjadi model percepatan pembangunan yang diterapkan di kecamatan lain.

Untuk mempercepat realisasi program, Pemkab Konawe terus memperkuat sinergi bersama Kodim 1417/Kendari, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, Business Assistance, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan.

Menurut Marjuni, peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membangun ekonomi rakyat melalui koperasi.

“Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kami optimistis dapat melahirkan desa-desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Marjuni juga mengajak seluruh kepala desa, lurah, camat, pengurus koperasi, pelaku usaha, serta masyarakat Konawe untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Dengan semangat Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026, mari jadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang modern, profesional, dan berkelanjutan demi mewujudkan Konawe Bersahaja melalui Membangun Desa, Menata Kota,” tutupnya. (red)

Artikulli paraprakJangkar Sultra Soroti Mandeknya RDP IPIP di DPRD Sultra