Kolaka Timur, idealita.id – Kapolres Kolaka Timur, AKBP Tinton Yudha Riambodo, menunjukkan peran aktif dalam mendukung program nasional dengan menghadiri langsung kegiatan seleksi dan wawancara calon relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kolaka Timur.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Lambandia, tepatnya di Desa Pinanggo Jaya, Sabtu (28/3/2026).
Didampingi Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kolaka Timur beserta jajaran, kehadiran Kapolres tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi bukti nyata keterlibatan Polres Kolaka Timur dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar program ini dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Program MBG ini bukan sekadar bantuan, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program MBG akan menyasar peserta didik mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, serta kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan ibu menyusui. Pada tahap awal, sekitar 3.400 orang diproyeksikan menjadi penerima manfaat.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri merupakan bagian dari kebijakan strategis dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Kapolres menilai, program ini memiliki dampak ganda, tidak hanya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung kesejahteraan ekonomi warga.
Di sisi lain, Kepala Dapur SPPG Lambandia, Desa Pinanggo Jaya, Sulaeman, SM, turut berperan penting dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan dengan baik dan profesional.
“Alhamdulillah, pelaksanaan seleksi hari ini berjalan lancar. Para calon relawan menunjukkan antusiasme tinggi, hadir tepat waktu, dan mengikuti proses wawancara dengan penuh semangat,” ungkapnya.
Sebagai penanggung jawab teknis, Sulaeman menegaskan komitmennya untuk menghadirkan relawan yang kompeten, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Untuk wilayah Kecamatan Lambandia, jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai lebih dari 6.000 orang. Saat ini, terdapat dua dapur operasional yang telah berjalan, yakni di Mokupa dan Lambandia, dengan sekitar 3.400 penerima manfaat terpusat di dapur SPPG Lambandia.
Ke depan, Kapolres Kolaka Timur bersama jajaran menargetkan penambahan unit SPPG dari satu menjadi tiga unit guna memperluas jangkauan layanan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat antara kepolisian dan pengelola program dalam memastikan manfaat MBG dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (red)
















