Kolaka, idealita.id – Informasi terkait aksi pemblokiran jalan sempat beredar di wilayah simpang empat salah satu ruas jalan di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Humas Polres Kolaka yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (27/3/2026) mengaku belum menerima informasi terkait kejadian dimaksud.
“Belum ada,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP Fernando Oktober Sitompul, membenarkan adanya aksi pemblokiran tersebut. Ia menyebut peristiwa itu terjadi di kawasan IPIP dan merupakan aksi spontan dari masyarakat.
“Iya, itu aksi spontanitas kemarin. Demo dari masyarakat lokal terkait pemberdayaan tenaga kerja,” jelasnya saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Di sisi lain, Kapolsek Pomalaa, IPTU Raynaldo Sembiring, menjelaskan bahwa aksi tersebut berkaitan dengan persoalan akses jalan warga Desa Sopura.
“Foto yang kemarin pagi ya, Pak? Kalau iya, itu kegiatan unjuk rasa dari masyarakat Desa Sopura. Mereka memprotes akses jalan yang tertutup, sehingga warga yang hendak berkebun, mengambil air, dan beraktivitas harus memutar cukup jauh,” ungkapnya.
Redaksi juga telah mengonfirmasi Kapolres Kolaka, AKBP Yudha Nugraha, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. (red)
















