Merawat Harapan dari Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Unaaha Panen 60 Kg Timun

Momen pegawai dan warga binaan saat memanen timun di kebun SAE Rutan Unaaha.

Konawe, idealita.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Unaaha kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan panen timun sebanyak 60 kilogram di area kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Unaaha. Hasil pertanian tersebut merupakan buah dari kegiatan pembinaan kemandirian yang melibatkan dua orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial D dan S. Seluruh hasil panen pada hari ini disalurkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan warga binaan di Rutan Unaaha.

Petugas Pengawas Ketahanan Pangan Rutan Unaaha, Djumadi, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini tidak terlepas dari perawatan tanaman yang dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pemanfaatan pupuk organik yang dibuat secara mandiri. Salah satu pupuk yang digunakan adalah VOC (Vinegar of Compost) berbahan kulit bawang dan air cucian beras sebagai bentuk pemanfaatan bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Pemanfaatan pupuk organik dari kulit bawang dan air cucian beras menjadi salah satu upaya kami untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara lebih ramah lingkungan. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan memberikan hasil yang bermanfaat,” ujar Djumadi.

Kegiatan pertanian di kebun SAE tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan bercocok tanam.

Salah seorang warga binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, D, mengungkapkan rasa senangnya dapat berpartisipasi dalam proses pertanian hingga menghasilkan panen yang bermanfaat.

“Senang bisa ikut merawat tanaman sampai panen. Semoga hasilnya terus bagus dan bisa membantu kebutuhan makanan di Rutan,” ungkap D.

Panen timun ini menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan pembinaan kemandirian di Rutan Kelas II B Unaaha. Melalui optimalisasi lahan SAE dan pemanfaatan pupuk organik, kegiatan pertanian diharapkan dapat terus memberikan manfaat sekaligus menumbuhkan keterampilan, tanggung jawab, dan produktivitas warga binaan. (red)

Artikulli paraprakKasus Pasien Naik Pikap, Kadinkes Konawe: Murni Kelalaian Puskesmas Tongauna