Persiapkan Diri Anda, PT VDNI Butuh 60 Ribu Pekerja Terampil dan Nonterampil

Area mega industri PT VDNI Park di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe.

TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Ungkapan Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa bahwa Konawe adalah masa depan Indonesia bukan sekadar isapan jempol belaka. Pasalnya, selain menjadi daerah lumbung beras, di Konawe juga ada mega industri yang dioperasikan oleh PT VDNI Park dengan serapan tenaga kerja yang sangat banyak.

Berdasarkan data yang dijabarkan PT VDNI Park, perusahaan asal Tiongkok itu mampu menyerap tenaga kerja lokal (TKL) hingga 60 ribu orang. Hal itu bakal terwujud jika seluruh kontruksi pembangunan pabrik telah selesai. Hal itu tentu menjadi angin segar bagi para pencari kerja baik yang terampil maupun nonterampil dari Konawe, Sultra dan Indonesia pada umumnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Haswandi. Saat dikonfirmasi di ruangan karjanya ia mengatakan, masyarakat Sultra harus bersiap. Di depan mata akan ada Migrasi tenaga kerja, baik itu dari wilayah Sultra, luar Sultra hingga luar negeri.

“ Perusahaan ke depan akan membutuhkan hingga 60 ribu tenaga kerja dan masyarakat Sultra harus mempersiapkan itu. Karena jangan sampai tidak ada persiapan kita hanya menjadi penonton di wilayah sendiri,” katanya.

Lanjut Kadis, Pemerintah Provinsi Sultra dan pihak terkait hingga pihak PT VDNI Park juga telah berkoodinasi untuk mempersiapkan hal tersebut. Guna mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi kebutuhan tenaga kerja ke depan.

“Pihak-pihak terkait sudah lakukan langkah-langkah, seperti Universitas Halu Oleo (UHO) sudah mempersiapkan calon tenaga kerja, Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari juga tahun 2022 akan membangun workshop pelatihan alat berat yang disuport langsung oleh PT VDNI Park,” katanya.

Olehnya itu kata Haswandi, pemerintah dan beberapa pihak lain itu sudah mempersiapkan wadah untuk masyarakat agar bisa berkompetisi nantinya.

“Wadah sudah disiapkan oleh pemerintah dan perusahaan tinggal masyarakat lagi, karena setiap tahun ada 2500 hingga 3000 pengangguran baru usia di atas 15 tahun. Dan pengangguran itu diangka empat persen. Bila terwujud penyerapan tenaga kerja PT VDNI Park, hingga 60 ribu maka kurang lebih dua persen angka pengangguran akan terserap,” ungkapnya.

Haswandi juga membeberkan bahwa tenaga kerja lokal yang bekerja di PT VDNIP itu mencapai 25 ribuan orang. Di mana data Disnaker Sultra di Bulan November 2021, PT VDNI kini memperkerjakan 6702 orang dan PT OSS sebanyak 11.440 orang sehingga ditotal keseluruhan menjadi 18.142 orang.

“Total keseluruhan PT VDNIP yang terdiri dari PT VDNI dan PT OSS itu 18142 orang. Kenapa 25 ribuan? Itu karena ada pekerja yang melalui sub kontraktor, di mana itu belum kami identifikasi yang jelas jumlahnya sangat banyak jadi kalau digabung keseluruhan itu 25 ribuan orang,” tandasnya.

Laporan: Mas Jaya

Artikulli paraprakBupati Konawe: Jangan Takut Vaksinasi Anak Anda
Artikulli tjetërPemda Konawe dan Kominfo RI Buka Program Beasiswa Digital Talent untuk 5.000 Orang