
Konawe, idealita.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi berakhir pada Minggu (28/6/2026) malam. Kabupaten Konawe sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum pada perhelatan keagamaan terbesar di Sultra tersebut.
Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kabupaten Konawe berhasil meraih peringkat pertama dengan mengoleksi 645 poin dari 12 cabang lomba. Posisi kedua ditempati Kabupaten Kolaka dengan 384 poin, disusul Kota Baubau di peringkat ketiga dengan 312 poin.
Selanjutnya, Kabupaten Konawe Utara berada di urutan keempat dengan 169 poin, diikuti Kolaka Utara di posisi kelima dengan 165 poin. Kabupaten Kolaka Timur menempati peringkat keenam dengan 111 poin, Muna Barat di urutan ketujuh dengan 99 poin, Konawe Selatan di posisi kedelapan dengan 92 poin, Kabupaten Muna di peringkat kesembilan dengan 87 poin, dan Kota Kendari di urutan kesepuluh dengan 82 poin.

Penutupan MTQ XXXI Sultra berlangsung meriah di arena utama STQ Unaaha dan dihadiri ribuan masyarakat, kafilah, dewan hakim, serta unsur Forkopimda dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara. Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama sepekan.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe beserta seluruh masyarakat yang telah sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ XXXI Sultra. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih gelar juara, tetapi juga momentum memperkuat syiar Islam serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi dan mengajak seluruh kafilah untuk terus meningkatkan kemampuan dalam membaca, memahami, serta mengamalkan kandungan Al-Qur’an. Kepada peserta yang belum memperoleh hasil terbaik, gubernur berpesan agar tetap semangat dan menjadikan MTQ sebagai sarana pembelajaran untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
“MTQ bukan sekadar perlombaan untuk mencari juara, tetapi bagaimana kita mampu menemukan makna dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Gubernur juga berharap para juara yang akan mewakili Sulawesi Tenggara pada MTQ tingkat nasional yang akan digelar di Semarang dapat mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Usai seremoni penutupan, suasana semakin semarak dengan penampilan penyanyi religi nasional, Opick. Pelantun lagu Tombo Ati tersebut berhasil menghipnotis ribuan penonton yang memadati arena utama STQ Unaaha. Sejumlah lagu religi yang dibawakannya mengundang antusiasme masyarakat yang ikut bernyanyi dan bershalawat bersama, menutup rangkaian MTQ XXXI Sultra dengan penuh khidmat, kehangatan, dan kebersamaan. (red)















