Gairah Pengaspalan Jalan di Era Yusran Akbar–Syamsul Ibrahim

IDEALITA.ID | KONAWE — Gairah pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Konawe kian terasa di bawah kepemimpinan Bupati H. Yusran Akbar dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim. Menjelang penghujung tahun 2025, denyut perbaikan jalan terlihat hampir di seluruh penjuru wilayah, dari pusat kota hingga ke kecamatan.

Di Kota Unaaha, suasana jalanan tampak semrawut dengan debu yang beterbangan. Namun, kondisi itu bukan pertanda kemunduran. Justru sebaliknya, debu menjadi penanda bahwa proses pembenahan tengah berjalan. Jalan-jalan yang sebelumnya berlubang dan rusak perlahan bertransformasi menjadi mulus dan nyaman dilalui.

Ruas jalan di depan Makam Raja Lakidende yang kerap rusak kini tengah dibeton agar lebih kokoh.

Salah satu yang paling mencolok adalah Jalan Lingkar Dua di kawasan perkantoran. Ruas jalan yang dulunya sempit dan penuh lubang kini melebar, rapi, dan sebagian telah rampung teraspal. Pengerjaan juga berlangsung pada jalur dua arah dari Tugu Adipura pertama menuju Tugu Adipura kedua. Pada ruas tersebut, jalannya bahkan dibeton untuk memperkuat daya tahannya.

Perubahan serupa juga dirasakan di lorong-lorong permukiman. Di Kelurahan Tumpas, misalnya, jalan lingkungan yang selama bertahun-tahun luput dari sentuhan pengaspalan kini telah menghitam, memberi wajah baru bagi kawasan tersebut.

Kondisi terkini jalan lingkar dua perkantoran sebagian telah diaspal.

Perbaikan jalan tak berhenti di Unaaha. Jalan 40 yang menghubungkan Kecamatan Anggaberi hingga Wawotobi juga mendapat perhatian. Lubang-lubang yang sebelumnya mengganggu arus lalu lintas kini telah ditambal, membuat perjalanan warga lebih lancar dan aman.

Di Kecamatan Wonggeduku, dua ruas jalan strategis sedang dikerjakan. Jalan penghubung Desa Wawoone, Lalousu, dan Tetemotaha kini masuk tahap pengerjaan. Sementara itu, jalan utama yang menghubungkan Desa Wawonggole, Durasi, hingga Kelurahan Puudiria sebagian besar telah berubah menjadi hamparan aspal hitam.

Gairah pembangunan infrastruktur itulah yang kini memenuhi ruang-ruang Konawe. Dalam waktu yang belum genap setahun memimpin, Yusran Akbar dan Syamsul Ibrahim mulai menunjukkan arah kepemimpinan yang berpihak pada penguatan fasilitas publik

Sebagian ruas jalan menuju Desa Duriasi di Kecamatan Wonggeduku kini telah teraspal dan pengerjaan masih terus dilakukan.

“Apa yang tengah kita kerjakan adalah ikhtiar menuju Konawe Bersahaja, dengan moto membangun desa dan menata kota,” ujar Bupati Yusran Akbar dalam sejumlah kesempatan bersama masyarakat.

Debu yang hari ini masih beterbangan diyakini hanya bersifat sementara. Memasuki tahun baru, warga Konawe diharapkan dapat menikmati jalan-jalan baru yang lebih layak, nyaman, dan menunjang aktivitas sehari-hari.

Sebagai informasi, jauh sebelum menjabat sebagai kepala daerah, Yusran Akbar dikenal aktif melakukan perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah Konawe menggunakan dana pribadi. Langkah tersebut ia yakini sebagai kunci kelancaran mobilitas dan distribusi ekonomi masyarakat. Kini, komitmen itu terus berlanjut dengan skala pembangunan yang lebih luas dan terencana. Mungkin tidak berlebihan jika nanti Yusran Akbar dijuliki “Bapak Pembangunan Jalan Konawe.”

Laporan: Mas Jaya

Artikulli paraprakPanen Ajaib di Tetehaka, Jagung Tumbuh Subur Tanpa Pupuk Kimia
Artikulli tjetërJMSI Sultra Talk: Anggota Dewan Pers Bakal Jadi Pembicara