Pemkab Konawe Kerahkan Ratusan ASN Bersihkan Titik Pelaksanaan MTQ Sultra

Montase: Plt. Kadis DLH Konawe, Syahrul (kiri). Sejumlah ASN saat membersihkan titik pelaksanaan MTQ Sultra.

Konawe, idealita.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe mulai menggencarkan operasi kebersihan besar-besaran di sejumlah lokasi strategis sebagai persiapan menyambut pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan program nasional Gerakan Indonesia Asri (GIA) untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan representatif.

Kepala DLH Kabupaten Konawe, Syahrul, menyatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim kebersihan khusus yang akan bertugas secara intensif hingga puncak acara. “Kami sudah membentuk tim kebersihan jelang MTQ Sultra XXXI untuk memastikan kebersihan tetap terjaga. Target kami adalah menciptakan lingkungan yang bersih dan representatif bagi para tamu,” ujarnya kepada awak media, Kamis (18/6/2026).

Dalam operasi ini, DLH menerjunkan sebanyak 50 orang personel yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan DLH. Mereka dikerahkan untuk melakukan pembersihan menyeluruh, mulai dari menyapu jalan, mengangkut sampah, hingga merawat taman di titik-titik yang dianggap paling krusial.

Namun, tidak hanya mengandalkan personel internal, DLH Konawe juga menggandeng seluruh perangkat daerah dalam aksi kolaborasi. “Hari ini ada ratusan ASN dan PPPK dari 34 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam pembersihan dan membantu penataan taman di area lokasi jelang pelaksanaan MTQ ke-XXXI Sultra di Konawe,” tambah Syahrul.

Fokus pada Tiga Titik Strategis

Pelaksanaan tugas kebersihan kali ini diprioritaskan pada tiga lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan dan lalu lintas peserta MTQ, yaitu:

1.  Lokasi Eks STQ Unaaha. Area ini merupakan bekas pusat kegiatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) yang kini disiapkan kembali sebagai venue pendukung utama. Tim fokus pada pembersihan bongkaran reruntuhan bekas renovasi, pemotongan rumput, dan pemugaran area hijau agar siap digunakan untuk aktivitas peserta.

2.  Mesjid Babussalam. Tempat ini sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan selama MTQ berlangsung, kebersihan di area masjid ini menjadi prioritas mutlak untuk kenyamanan jamaah, aparatur, dan para kontingen.

3.  Taman Hutan Kota yang berada di area Perkantoran Pemda Konawe. Lokasi ini menjadi ikon sekaligus ruang terbuka hijau yang diprediksi akan sering dikunjungi masyarakat dan tamu daerah. Oleh karena itu, perawatan taman dan pengelolaan sampah dilakukan secara maksimal dengan sentuhan estetika.

Dengan adanya pengawalan ketat di tiga titik tersebut serta dukungan dari puluhan OPD, DLH Konawe optimistis pelaksanaan MTQ XXXI dapat berlangsung lancar, aman, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh kontingen dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara. (red)

Artikulli paraprakBapenda Konawe Tancap Gas Genjot Pendapatan Asli Daerah
Artikulli tjetërAkar Sultra Tagih Janji Smelter PT Tiran, Minta Menteri ESDM Tahan RKAB