Pelajar Konawe yang Hilang Ditemukan di Baubau, Ayahnya Ungkap Hal ini

Kiran, pelajar yang dilaporkan hilang kini telah ditemukan.

Konawe, idealita.id – Pelajar asal Kabupaten Konawe bernama Kiran, yang dilaporkan orang tuanya hilang, akhirnya ditemukan di Pelabuhan Murhum Kota Baubau, Senin (22/6/2026).

‎”Alhamdulillah sudah diamankan dirumah keluarga di Bau-bau, besok diantar di Konawe,” ujar Sardin ayah Kiran.

‎Sardin menerangkan, Kiran ditemukan bersama dua orang anak perempuan lainnya. Mereka ditemukan oleh anggota polisi setempat yang mengetahui tentang informasi kehilangan dari pihak keluarga korban.

‎”Pagi tadi sekitar jam 10, dia didapat di pelabuhan. Ada temannya dua orang perempuan juga ikut,” jelasnya.

‎Sardin menduga ada orang yang sengaja mencari anak-anak remaja perempuan untuk bekerja di luar daerah dengan iming-iming uang dan barang.

‎”Ada orang yang suruh mereka berangkat, mau dikasi kerja dengan iming-iming uang, makanya nanti kalau sudah kembali kerumah ini anak saya mau tanya siapa yang ajak-ajak dia,” terang Sardin.

‎Sebelumnya, Kiran meninggalkan rumah pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 15.00 WITA dengan alasan hendak mengambil dana Program Indonesia Pintar (PIP) atau bantuan anak sekolah di Morosi.

‎Pada malam harinya, sekitar pukul 20.00 WITA, Kiran sempat menghubungi ibunya melalui pesan WhatsApp dan mengabarkan bahwa dirinya berada di Kota Kendari serta akan segera pulang.

‎Namun hingga laporan dibuat, Kiran belum kembali ke rumah. Nomor telepon seluler maupun akun WhatsApp miliknya juga sudah tidak dapat dihubungi. Diduga Korban hendak ke Manokwari.

‎Pihak keluarga telah berupaya melakukan pencarian, tetapi belum memperoleh informasi mengenai keberadaannya.

‎Kiran akhirnya ditemukan di pelabuhan Murhum Bau-bau. Ia bersama dua temannya diduga hendak ke Manokwari Papua. Keduanya dikabarkan hendak pergi bekerja.

‎”Alhamdulillah, saya bersama keluarga menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Polisi yang telah membantu menemukan anak kami. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kami, sehingga tidak terulang kembali,” pungkas Sardin. (red)

Artikulli paraprakASN Konawe Meradang, Gaji 13 Telat Cair, Sekda: Setelah MTQ Baru Hitung Gaji