
TRIBUN KONAWE: UNAAHA – Curah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan membuat dua desa di Kabupaten Konawe terendam banjir. Keduanya, yakni Desa Laloika dan Desa Wonua Monapa yang berada di Kecamatan Pondidaha.
Desa tersebut merupakan desa paling rawan banjir. Setiap tahun kedua desa itu kerap terendam setiap musim penghujan tiba.

Mengetahui ada warga Konawe yang butuh uluran tangan, tim Generasi Muda Cinta Konawe (GMCK) kembali bergerak. Organisasi yang dibina langsung oleh Almarhum Gusli Topan Sabara (GTS) itu pun langsung turun menyambangi warga korban banjir di dua desa tersebut, Minggu (22/8/2021).
Tim GMCK turun dengan membawa satu truk logistik bantuan. Bantuan itu berupa mie instan, beras, minyak, telur, hingga sarung. Bantuan diberikan langsung kepada warga Desa Laloika dan Wonua Monapa yang terdampak banjir.
Kehadiran GMCK saat menyalurkan bantuan kali ini, terasa cukup istimewa. Putra Sulung GTS turut serta hadir dalam kegiatan sosial itu menggantikan posisi bapaknya yang kerap berada di tengah masyarakat korban bencana.

Dia adalah Muhammad Thariq Sabara (MTS). Penyaluran bantuan kali ini juga merupakan inisiasi dari MTS untuk melanjutkan apa yang menjadi aktivitas bapaknya di masa lalu.
“Saya tahu betul kalau bapak (GTS) sering ke sini ketika banjir. Almarhum bahkan datang ke sini tengah malam disaat orang lain tengah beristirahat,” ujarnya.
Lanjut MTS, semangat yang pernah dilakukan bapaknya itulah yang mendorong dirinya selalu peka terhadap orang-orang sekitar yang butuh uluran tangan. Bersama tim GMCK, MTS turun langsung ke lokasi banjir dan bertemu dengan warga yang terdampak.

“Bantuan ini tidak seberapa. Namun, semoga bisa membantu meringankan beban yang kini tengah dihadapi warga Desa Laloika dan Wonua Monapa yang terdampak banjir,” harapnya.
Pria yang akrab disapa Bimo itu berharap banjir lekas surut, sehingga warga yang terdampak bisa segera beraktivitas seperti biasa. Ia juga mengajak masyarakat Konawe untuk ikut membantu meringankan beban warga yang menjadi korban banjir di Desa Laloika dan Wonua Monapa.
Laporan: Mas Jaya















