Polres Konawe: Menumbuhkan Harapan di Tengah Duka Barowila

Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam saat menyambangi korban kebakaran di Desa Barowila.

IDEALITA.ID: KONAWE – Sabtu siang itu, langit di Desa Barowila, Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Sultra, tampak muram. Bukan karena hujan, tapi karena jejak duka masih tertinggal di tanah yang baru saja dilalap api. Dua rumah hangus, dua keluarga kehilangan tempat berlindung. Namun di tengah puing dan kesedihan, ada harapan yang datang, perlahan dengan langkah pasti.

Adalah Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, SIK., yang bersama sang istri, Ny. Devi Noer Alam, Ketua Bhayangkari Cabang Konawe, memilih untuk tidak hanya melihat dari jauh. Mereka datang langsung, menyusuri jalan desa, mendatangi Andi Masse dan Andi Heri, dua warga yang menjadi korban kebakaran beberapa hari lalu.

Tatapan mata Andi Masse berkaca-kaca saat ia menjabat tangan Kapolres. Sementara Andi Heri berdiri di sampingnya, memeluk erat anaknya yang belum sepenuhnya mengerti apa arti kehilangan itu. Dari tangan Kapolres dan Ketua Bhayangkari, mereka menerima bantuan: sembako, uang tunai, dan yang mungkin jauh lebih berharga: rasa empati.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban,” ucap AKBP Noer Alam, suaranya lembut namun tegas, mengandung rasa tulus yang sulit dipalsukan.

Bukan hanya bantuan yang mereka bawa, tapi juga kehangatan. Rombongan dari Polres Konawe-Wakapolres, pejabat utama, Bhayangkari, hingga Kapolsek Tongauna-ikut menyatu dalam suasana. Tak ada sekat, tak ada jarak. Warga menyambut mereka dengan senyum yang mulai tumbuh kembali. Ketua Ranting Bhayangkari Tongauna, Camat Tongauna Utara, dan Kepala Desa pun hadir, membaur dalam satu irama kemanusiaan.

Di tengah puing rumah yang masih berasap sisa, terdengar canda kecil anak-anak yang mulai berani bermain lagi. Suasana duka pelan-pelan digantikan oleh pelukan, sapaan hangat, dan semangat untuk bangkit. Karena hari itu, Barowila bukan hanya menerima bantuan, tapi juga bukti bahwa mereka tidak sendiri.

Dan saat rombongan berpamitan menjelang pukul tiga sore, langit tampak sedikit lebih terang. Mungkin karena matahari muncul, atau mungkin karena hati warga Barowila mulai hangat kembali.

Artikulli paraprakBupati Konawe di Momen Hardiknas: Jangan Ada Diskriminasi Peserta Didik
Artikulli tjetërKemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi Jadi PR Bupati Yusran Tahun ini