Konawe, idealita.id – Anggota DPRD Konawe Dapil II melakukan inspeksi mendadak (Sidak), di tiga Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang berada di Kecamatan Wonggeduku dan Pondidaha, Rabu malam (32/9/2026).
Sidak dilakukan oleh H. Abdul Ginal Samabari (Aleg Golkar), Abdul Rahim Lahusi (Aleg PDIP dan Selviana (Aleg Nasdem). Sidak dimulai sekira pukul 23.00 Wita.
Sidak Sebagai Wujud Kepedulian
Tempat pertama yang dikunjungi adalah SPPG Wonggeduku. Malam itu, tak ada aktivitas di SPPG tersebut. Petugas yang berjaga berkata, dapur tersebut sedang tidak beroperasi karena pendanaan dan akan segera melayani lagi dalam waktu dekat.
Kondisi yang sama terjadi di SPPG 01 Pondidaha, tempat kedua yang disambangi anggota dewan. Dapur itu juga sudah beberapa hari tak beroperasi. Meski demikian, kondisi dapur tetap dalam keadaan bersih sesuai standar SPPG.
Tim anggota dewan kemudian menuju ke SPPG 02 Pondidaha, tempat ketiga yang dikunjungi. Di dapur itu, aktivitas SPPG berjalan normal. Anggota dewan disambut dan dijelaskan banyak hal seputar operasional SPPG.
Lalu Bagaimana Hasil Sidaknya?
Abdul Rahim Lahusi, kepada awak media menerangkan, ia dan tim dewan yang turun lapangan cukup puas dengan kondisi pelayanan SPPG, terkhusus SPPG Pondidaha 01 dan 02.
Sementara untuk SPPG Wonggeduku, masih ada catatan terkait kondisi kebersihan dan bau tak sedap pada di ruang dapur. Ia mengaku pihaknya masih ke lokasi lagi untuk memantau di jam operasional SPPG.
“Kami cukup puas dengan kondisi SPPG, walaupun masih ada catatan-catatan. Tapi secara keseluruhan sudah cukup bagus,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Sidak anggota DPRD Konawe ke SPPG seyogyanya digelar serentak Rabu malam (23/9/2026). Masing-masing anggota dewan melakukan Sidak di Dapil masing-masing.
Hal yang memprihatinkan, esoknya, Kamis (24/9/2026), dugaan keracunan MBG melibatkan puluhan siswa dan guru jadi korban di SMAN 20 Konawe. Imbasnya, SPPG Tongauna-Asao harus tutup sementara waktu. Puluhan korban keracunan hingga kini masih dirawat di rumah sakit. (red)
















