Prabowo Bangun Kampung Nelayan di Konawe: Serap 3000 Tenaga Kerja

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI, Komjen Pol (Purn) Lotharia Latif bersama Sekda Konawe, Ferdinand Sapan saat menunjau proyek Kampung Nelayan di Kecamatan Soropia.

IDEALITA.ID: KONAWE – Presiden Prabowo Subianto tengah membangun Proyek strategis Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, memasuki tahap akhir. Kawasan nelayan terpadu ini diproyeksi dapat menyerap hingga 3000 ribu tenaga kerja.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI, Komjen Pol (Purn) Lotharia Latif, turun langsung meninjau progres pembangunan KNMP, Jumat (2/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau satu per satu bangunan yang berdiri di kawasan kampung nelayan.

Pantauan di lokasi, Lotharia Latif berkeliling kawasan KNMP dengan berjalan kaki, masuk ke sejumlah bangunan, serta berdiskusi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, kepala desa, hingga pengurus koperasi nelayan di balai pertemuan KNMP.

Usai peninjauan, Lotharia Latif menyebut konstruksi fisik kampung nelayan di Konawe sudah berada pada tahap sangat baik dan hanya menyisakan penyempurnaan fasilitas pendukung.

“Secara fisik pembangunannya sudah cukup bagus. Tinggal melengkapi sarana rantai dingin agar aktivitas perikanan bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan kecil sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir Konawe.

“Harapan kita, kampung nelayan ini menjadi pusat aktivitas ekonomi perikanan dan berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan,” katanya.

Lotharia Latif juga mengungkapkan bahwa pembangunan KNMP merupakan program nasional yang dilaksanakan serentak di 100 titik pada 2025. Hingga saat ini, 65 titik telah rampung, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian.

Di Sulawesi Tenggara, program tersebut dilaksanakan di lima kabupaten, yakni Konawe, Bombana, Kolaka, Buton Utara, dan Buton Selatan.

“Dengan program Kampung Nelayan Merah Putih ini, kami berharap kesejahteraan nelayan Indonesia, khususnya nelayan kecil, dapat meningkat,” pungkasnya.

Kunjungan Dirjen Perikanan Tangkap KKP di lokasi KNMP Konawe berlangsung sekitar dua jam sebelum rombongan meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Rohimin, nelayan Desa Sorue Jaya sekaligus anggota Koperasi Merah Putih, mengaku menaruh harapan besar terhadap program tersebut.

“Nelayan pesisir di Konawe selama ini masih tertinggal. Kami bersyukur dengan adanya kampung nelayan ini, semoga benar-benar membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Ketua Koperasi Merah Putih, Musyair, menambahkan bahwa saat ini telah terbentuk tujuh desa dari total 14 desa pesisir Konawe yang akan terlibat dalam program KNMP. Sekitar 500 nelayan akan terlibat langsung, dengan potensi penyerapan tenaga kerja mencapai 3.000 orang.

Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe dilengkapi 26 bangunan utama, di antaranya kantor pengelola, gedung kuliner, cold storage, pabrik es, docking kapal, bengkel, shelter perbaikan jaring, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Laporan: redaksi

Artikulli paraprakJMSI Sultra Beri Penghargaan Gubernur Atas Tata Kelola Pemerintahan
Artikulli tjetërHAB ke-80 Kemenag, Konawe Gaungkan Kerukunan dan Sinergi Umat