IDEALITA.ID: KONAWE IDEALITA.ID, KONAWE – Kabupaten Konawe kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Ini merupakan kali ke-10 secara berturut-turut Konawe mendapatkan predikat tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah, menandai satu dekade konsistensi dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi.
Sebagai informasi, opini WTP adalah bentuk penghargaan tertinggi dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Penilaian ini menunjukkan bahwa laporan keuangan daerah telah disusun secara wajar sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, meskipun tetap disertai beberapa catatan perbaikan dari BPK.
Konawe pertama kali memperoleh opini WTP pada tahun 2016 untuk LKPD tahun anggaran 2015, di masa pemerintahan Bupati Kery Saiful Konggoasa. Sejak saat itu, prestasi ini berhasil dipertahankan hingga kini, di era kepemimpinan Bupati Yusran Akbar.
Pada Senin (27/5/2025), Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, bersama Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, secara resmi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD 2024 dari Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Tenggara, Dadek Nandemar. Penyerahan berlangsung di Aula Kantor BPK dan turut dihadiri sejumlah kepala daerah lainnya dari wilayah Sultra.
Wakil Bupati Syamsul Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada BPK atas penilaian positif yang diberikan kepada Konawe. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras menjaga kualitas pengelolaan keuangan.
“Opini WTP ini adalah buah dari komitmen dan kerja sama semua pihak. Namun, perlu diingat, WTP bukan sekadar prestise, melainkan kewajiban setiap pemerintah daerah dalam mempertanggungjawabkan keuangan negara secara transparan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Konawe akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan dalam pengelolaan keuangan, agar capaian positif seperti ini bisa terus dipertahankan.
“Oleh karena itu, mari kita tingkatkan lagi kualitas pengelolaan keuangan daerah. Dengan komitmen bersama, insya Allah WTP dan opini-opini positif lainnya akan terus diraih oleh Kabupaten Konawe,” harapnya.
Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menunjukkan komitmen Pemkab Konawe dalam menjalankan tata kelola keuangan yang baik. Menurutnya, opini WTP bukan sekadar prestasi administratif, melainkan juga bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan publik.
Apresiasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa DPRD Konawe tetap konsisten dalam mengawal jalannya pengelolaan anggaran daerah. Dewan memastikan penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dalam penyerahan laporan opini WTP oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Ketua DPRD Konawe turut hadir mendampingi Wakil Bupati Konawe. Kehadiran itu menjadi simbol dukungan penuh DPRD terhadap upaya Pemkab menjaga integritas dan transparansi dalam setiap aspek pengelolaan keuangan daerah.
Laporan: Mas Jaya
















