
IDEALITA.ID: KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Konawe menggelar tes urin mendadak terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (24/12/2025). Langkah ini menjadi sinyal tegas perang terhadap narkoba di lingkungan birokrasi.
Tes urin yang dipusatkan di Ruang Rapat Bupati Konawe tersebut menyasar pejabat strategis, mulai dari kepala OPD, camat, hingga kepala bagian. Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya memastikan aparatur pemerintahan menjadi teladan dalam membangun budaya kerja yang bersih, disiplin, dan berintegritas.
Namun di tengah pelaksanaan kegiatan, sejumlah pejabat diketahui tidak mengikuti pemeriksaan hingga tuntas. Tiga kepala dinas tercatat meninggalkan lokasi dengan alasan makan, sementara dua kepala dinas lainnya tidak hadir karena berada di Jakarta untuk urusan kedinasan. Hingga proses pemeriksaan berakhir, ketiga pejabat yang meninggalkan lokasi belum kembali.
Kepala BNNK Konawe, Kompol H. Bandus Tira Wijaya, A.Md., S.H., menegaskan bahwa tes urin tersebut merupakan inisiatif langsung BNNK Konawe dan telah dikoordinasikan dengan Bupati serta Wakil Bupati Konawe. Ia memastikan tidak ada toleransi bagi pejabat yang belum menjalani pemeriksaan.
“Tes urin ini sifatnya wajib. Bagi pejabat dan ASN yang belum diperiksa, akan dilakukan tes susulan. Tidak ada yang dikecualikan,” tegasnya.
Meski demikian, hasil awal tes urin menunjukkan sebanyak 43 peserta, termasuk seluruh camat yang mengikuti pemeriksaan, dinyatakan negatif narkoba. BNNK Konawe menegaskan, langkah lanjutan akan tetap dilakukan guna memastikan seluruh aparatur pemerintahan benar-benar bersih dari narkoba.
Laporan: redaksi















